Ampah, 19/06/2025 (Humas) dalam rangka upaya melakukan deteksi dini
terkait kesehatan jiwa di sekolah, UPTD Puskesmas Ampah melakukan kegiatan skrining
terhadap 10 sampel remaja perwakilan kelas VII dan VIII di lingkungan MTsN 2
Barito Timur bertempat di ruang Smart Class dengan didampingi Wakamad Kesiswaan
Bapak Ahmad Ridha Umami, S.Pd.I bersama dengan bapak ibu dewan guru.
Neliyanti Suciani, S.Kep, Ners selaku petugas kesehatan dari UPTD
Puskesmas Ampah menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk mendeteksi secara awal dan berkala apabila para remaja di sekolah mengalami gejala
seperti sering menangis dan lain sebagainya sehingga bisa diberikan upaya
pencegahan oleh pihak sekolah sembari dikonsultasikan dengan pihak puskesmas.
Kegiatan Skrining ini dilakukan dengan mengisi Kuesioner SDQ (Strenght
And Diificulties Questionnaire) untuk usia 11-18 tahun. Setelah dilakukan skrining, hasil akan terbagi
menjadi tiga kelompok, yaitu normal, borderline, dan abnormal. Jika
hasilnya normal, siswa akan mendapatkan edukasi. Jika hasilnya borderline,
siswa akan mendapatkan intervensi dari guru bimbingan konseling, guru bimbingan
penyuluhan, dan wali kelas. Jika hasilnya abnormal, siswa akan dirujuk ke
puskesmas atau rumah sakit
Semakin cepat gangguan kesehatan mental
terdeteksi, semakin efektif penanganan yang dapat diberikan. Dengan
demikian, risiko terjadinya komplikasi atau masalah yang lebih besar dapat
dicegah